Beranda > Berita > Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman

Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman

06 August 2026   |   BERITA

Bagikan:
Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman

GONDANGLEGI – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., meluncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan di Balai Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (6/8) siang. Pada kesempatan tersebut, Bupati Malang secara simbolis menyerahkan bantuan lebih dari 6.000 bibit tanaman kepada 236 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai tahap awal gerakan pemanfaatan pekarangan rumah untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, jajaran perangkat daerah terkait, Pemerintah Kecamatan Gondanglegi, Pemerintah Desa Putukrejo, serta para penerima manfaat.


Dalam sambutannya, Bupati Malang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Putukrejo yang telah menggagas program tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kemandirian pangan masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Putukrejo yang telah menggagas program ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kemandirian pangan masyarakat. Semoga Desa Putukrejo dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan,” ujar Bupati Malang.


Bupati Sanusi menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Menurutnya, penguatan ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga, melalui pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan yang berkelanjutan.


“Pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi sumber pangan keluarga melalui budidaya sayuran, buah-buahan, tanaman obat keluarga, peternakan skala rumah tangga, maupun budidaya ikan. Gerakan ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan dan kualitas gizi keluarga, tetapi juga mendukung percepatan penurunan stunting, mengurangi pengeluaran rumah tangga, bahkan berpotensi menambah pendapatan masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan,” jelasnya.


Sementara itu, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Putukrejo, Abdul Wahid Jamil, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan inisiatif desa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan potensi pekarangan yang dimiliki hampir seluruh warga Desa Putukrejo.


Sebagai tahap awal, bantuan bibit tanaman difokuskan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang selama ini menerima bantuan sosial. Setiap keluarga menerima sekitar 30 bibit tanaman yang terdiri atas cabai, tomat, dan terong, sehingga total lebih dari 6.000 bibit disalurkan pada tahap awal pelaksanaan program.


Menurutnya, penerima manfaat dipilih sebagai percontohan agar gerakan ini dapat berkembang dan diikuti oleh masyarakat luas. Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Pemerintah Desa Putukrejo bersama pendamping PKH telah menyiapkan sistem pendampingan secara berkala.


“Perangkat desa akan melakukan monitoring setiap dua minggu untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik sekaligus membawa pupuk bagi warga. Selain itu, dalam setiap pertemuan rutin kelompok penerima manfaat, kami juga memberikan edukasi mengenai cara merawat tanaman. Jika ada tanaman yang mati, wajib diganti sehingga jumlah tanaman tetap terjaga,” jelas Abdul Wahid Jamil.


Ia menambahkan, hasil panen nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Pemerintah desa telah menjalin kerja sama dengan warung kelontong dan pedagang sayur keliling (mlijo) sebagai mitra pemasaran apabila hasil panen melebihi kebutuhan rumah tangga.


Selain mengembangkan pemanfaatan pekarangan, Desa Putukrejo juga telah mengembangkan usaha perikanan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Saat ini BUMDes mengelola sekitar 35 kolam budidaya lele dengan jumlah tebar mencapai sekitar 25 ribu ekor, serta memproduksi pakan ikan secara mandiri sehingga mampu menekan biaya produksi hingga sekitar 40 persen dibandingkan membeli pakan pabrikan.


Melalui kebijakan tersebut, seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, dan masyarakat diajak mengoptimalkan setiap jengkal lahan yang dimiliki untuk menanam tanaman pangan, membudidayakan ikan, mengembangkan tanaman umbi-umbian, serta tanaman obat keluarga sebagai langkah nyata mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, sekaligus membantu pengendalian inflasi pangan.


Sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Timur, Kabupaten Malang memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap pangan yang sehat, bergizi, dan terjangkau. Bupati Sanusi optimistis apabila gerakan ini dilaksanakan secara konsisten dan menjadi budaya masyarakat, maka Desa Putukrejo dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Kabupaten Malang dalam membangun ketahanan pangan berbasis potensi lokal.


Di akhir kegiatan, Bupati Malang menginstruksikan agar gerakan pemanfaatan pekarangan tidak berhenti di Desa Putukrejo, melainkan direplikasi di desa-desa lain. Pemerintah Kecamatan Gondanglegi pun dijadwalkan mengoordinasikan seluruh pemerintah desa di wilayahnya untuk memperluas implementasi program, sehingga gerakan ketahanan pangan berbasis keluarga dapat berkembang secara masif di Kabupaten Malang. (prokopim/dhe)

Image for Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman Image for Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman Image for Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman Image for Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman Image for Bupati Malang Luncurkan Program Pemanfaatan Pekarangan, 236 Warga Terima Bantuan Bibit Tanaman