Logo

Cetak Tenaga Siap Kerja, Disnaker Bekali 300 Siswa SMK di Kabupaten Malang

Disnaker, Pemkab Malang – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang menunjukkan komitmennya untuk mencetak lulusan yang siap diserap di dunia kerja. Hal ini ditunjukkan dengan menggelar kegiatan “Pelatihan Kerja Bagi Angkatan Kerja”. Kegiatan ini digelar selama tiga hari sejak Senin (22/4) hingga Rabu (24/4). Setidaknya, ada  300 siswa dari 34 SMK di Kabupaten Malang.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Drs Agung Purwanto MSi saat upacara pembukaan di Birigif Para Raider 18 Jabung mengatakan, langkah Disnaker yang diimplimentasikan oleh Bidang Pelatihan dan Produktivitas ini dinilai efektif untuk membantu mengentaskan kemiskinan. Lebih lanjut, Agung sampaikan, saat ini Pemerintah Indonesia sedang berupaya melaksanakan amanat rakyat. Yakni berdaulat secara politik dan mandiri secara ekonomi.

Maka dari itu, imbuhnya, Pemerintah Indonesia mencanangkan Nawacita. Salah satu poinnya adalah meningkatkan kualitas hidup dengan pendidikan dan pelatihan.

“Upaya mengatasi kemiskinan harus dilakukan secara terus menerus. Sehingga dapat ditekan,” jelas Agung, Senin (22/4) yang dalam kesempatan kali itu mewakili Wakil Bupati Malang, Sanusi.

Agung menambahkan, salah satu indicator kemiskinan adalah tingginya angka pengangguran. Sementara itu, penyedia lapangan kerja mencari tenaga kerja profesional dengan kriteria tinggi. Maka dari itu, Pemkab Malang mengapresiasi kegiatan Disnaker ini.

“Kegiatan ini bagus untuk mencegah pengangguran sejak dari dunia pendidikan. Fungsi strategis untuk menyiapkan tenaga kerja beretos tinggi,” kata dia.

Terpisah, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas, Moch Yekti Pracoyo menjabarkan, tahun ini diperkirakan akan ada 13 ribu lulusan SMK yang akan mencari kerja. Maka dari itu, Disnaker berupaya memberikan pelatihan kerja bagi para siswa SMK.

Kegiatan ini, lanjut Yekti, didukung oleh Apindo Malang Raya. Para perusahaan yang tergabung dalam asosiasi itu berkomitmen untuk menyerap tenaga kerja dari SMK sebagai tenaga magang di tempat mereka.

“Kami berupaya untuk mempersiapkan lulusan SMK masuk ke dunia kerja. Tujuannya, agar lulusan SMK menjadi tenaga kerja yang handal dan siap guna,” kata Yekti.

Dalam kegiatan ini, lanjut Yekti, 300 peserta diberi bekal untuk kedisiplinan dan wawasan kebangsaan. Maka dari itu, Disnaker bekerja sama dengan Brigif Para Raider 18 Jabung. Selain itu, para peserta juga mendapatkan materi anti narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, perlindungan dan jaminan sosial dari BPJS, pelatihan kerja dan kemandirian agar para peserta bisa berwirausaha.

Kemudian, para peserta juga mendapatkan materi kewirausahaan dari Dinas Koperasi dan UMKM, materi pemsaran dan industry dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta perbankan dari Bank Jatim.

“Kami memberikan materi lengkap agar para peserta lebih siap ketika terjun ke dunia kerja,” tandasnya.

Dalam kegiatan kali itu, juga diserahkan bantuan dana pendidikan bagi para siswa dan bantuan alat bantu dengar dan kursi roda bagi difabel. (tik)

Berita
Tak Hanya Diajari Membatik, Peserta Pelatihan Juga Diikutkan Uji Kompetensi

Disnaker, Pemkab Malang- Selama enam hari, hingga Kamis (23/5) sebanyak 50 orang mengikuti pelatihan membatik. Pelatihan membatik dengan 17 orang peserta berasal dari difabel ini digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang ya ...